Langsung ke konten

Selamat datang di MI Almaarif 02 Singosari

0341-451542mia02sgs@gmail.com

Kurir Malam yang Misterius: Kisah Ali Zainal Abidin

Kurir Malam yang Misterius: Kisah Ali Zainal Abidin
Bagikan Artikel

Ali Zainal Abidin adalah ulama besar yang sangat dicintai warga Madinah. Setiap malam, ketika kota sudah sepi, beliau memanggul sendiri karung tepung di punggungnya.

Laki-laki berjubah gelap dari belakang memanggul karung di jalan kota malam diterangi bulan, tanpa wajah detail
Setiap malam beliau memanggul karung tepung di punggungnya.

Beliau berjalan dari rumah ke rumah, menaruh makanan di depan pintu rumah orang-orang miskin, lalu pergi tanpa ada yang tahu siapa dia. Bertahun-tahun warga Madinah heran: siapakah dermawan misterius yang selalu mengirim makanan tiap malam ini?

Sosok berjubah gelap dari belakang meletakkan karung makanan di depan pintu rumah pada malam hari, tanpa wajah detail
Makanan ditaruh di depan pintu, lalu beliau pergi tanpa diketahui.

Rahasia itu baru terbongkar setelah beliau wafat. Orang-orang yang memandikan jenazahnya menemukan bekas tali karung di punggung beliau. Barulah semua sadar: selama ini kurir malam misterius itu adalah Ali Zainal Abidin sendiri. Dan sejak beliau wafat, makanan malam itu berhenti datang.

Beliau sengaja merahasiakannya agar pahalanya utuh hanya untuk Allah semata.

Gang kota yang tenang di pagi hari dengan bungkusan makanan di depan pintu-pintu rumah, tanpa wajah detail
Warga heran siapa dermawan misterius itu selama bertahun-tahun.

Pesan untuk Kita

Kebaikan yang paling hebat adalah kebaikan yang dilakukan dengan tulus dan diam-diam, tanpa perlu diumumkan atau dipamerkan.

Yuk, Coba di Sekolah dan di Rumah!

  1. Kalau meminjamkan pensil kepada teman, jangan diungkit-ungkit lagi sesudahnya.
  2. Berbagilah bekal diam-diam kepada teman yang tidak membawa bekal.
  3. Bantulah teman tanpa meminta disebut-sebut atau dipuji.

Sumber (Catatan untuk Guru dan Orang Tua)

Bagian ini bukan tugas baca anak. Rujukan: Syamsuddin adz-Dzahabi, Siyar A’lam an-Nubala, Juz 4, hlm. 393, riwayat dari Amr bin Tsabit. Verifikasi naskah di Turath.io

Ringkasan Naskah Asli Bahasa Arab (Untuk Verifikasi Ilmiah)

لَمَّا مَاتَ عَلِيُّ بنُ الحُسَيْنِ، وَجَدُوا بِظَهْرِهِ أَثَرًا. كَانَ يَحْمِلُ جِرَابَ الدَّقِيقِ عَلَى ظَهْرِهِ بِاللَّيْلِ.