Syaikh Haywah bin Syuraih adalah guru besar yang sangat dihormati. Saat beliau duduk mengajar hadits, banyak orang dewasa mendengarkan dengan penuh hormat.

Tiba-tiba ibunda beliau datang ke pintu majelis dan memanggil: “Haywah! Bangunlah, tolong berikan biji-bijian untuk makan ayam-ayam kita di kandang belakang!”

Apakah Syaikh Haywah merasa malu di depan para muridnya? Apakah beliau berkata: sebentar Bu, aku sedang sibuk mengajar orang penting? Sama sekali tidak.
Beliau langsung tersenyum, pamit kepada seluruh muridnya, lalu bergegas mengambil pakan ayam untuk membantu ibunya tercinta. Setelah selesai, beliau kembali lagi mengajar seperti biasa.

Pesan untuk Kita
Sepenting apa pun urusan kita, panggilan ibu dan bapak harus didahulukan, dengan wajah ceria dan tanpa menunda.
Yuk, Coba di Sekolah dan di Rumah!
- Kalau ibu memanggil saat sedang bermain, jawablah “Iya, Bu!” lalu segera datang.
- Bantulah pekerjaan rumah tanpa harus disuruh dua kali.
- Ucapkan terima kasih kepada ibu dan bapak setiap hari atas semua yang mereka berikan.
Sumber (Catatan untuk Guru dan Orang Tua)
Bagian ini bukan tugas baca anak. Rujukan: Ibnu Abdi Rabbihi al-Andalusi, Al-‘Iqd al-Farid, Juz 2, hlm. 98. Verifikasi naskah di Turath.io
Ringkasan Naskah Asli Bahasa Arab (Untuk Verifikasi Ilmiah)
قُمْ يَا حَيْوَةُ، أَلْقِ الشَّعِيرَ لِلدَّجَاجِ.