Langsung ke konten

Selamat datang di MI Almaarif 02 Singosari

0341-451542mia02sgs@gmail.com

Tetap Tenang Sampai Hadits Selesai: Kisah Imam Malik dan Kalajengking

Tetap Tenang Sampai Hadits Selesai: Kisah Imam Malik dan Kalajengking
Bagikan Artikel

Imam Malik adalah ulama besar di Madinah yang mengajarkan hadits, yaitu perkataan dan ajaran Nabi Muhammad. Banyak murid datang ke majelisnya untuk belajar.

Ilustrasi guru tampak jauh mengajar murid-murid dengan tenang di masjid Madinah, tanpa wajah detail
Imam Malik mengajar hadits di Madinah.

Suatu hari, Imam Malik sedang menyampaikan hadits kepada para muridnya. Di tengah majelis, seekor kalajengking menyengat kakinya berkali-kali, sampai 16 kali.

Para murid melihat wajah Imam Malik berubah dan memucat. Tapi beliau tetap tenang. Beliau tidak berteriak, tidak melompat, dan tidak memotong hadits yang sedang beliau sampaikan.

Ilustrasi guru mengajar dengan tenang sementara murid mendengarkan, kalajengking kecil jauh di lantai, tanpa wajah detail
Tetap tenang mengajar sampai hadits selesai.

Baru setelah majelis selesai dan para murid bubar, beliau mengeluarkan kalajengking itu dari sepatunya. Seorang murid bertanya heran, mengapa beliau tidak berhenti tadi. Imam Malik menjawab, ia bersabar karena mengagungkan hadits Rasulullah.

Ilustrasi guru tersenyum lembut setelah pelajaran selesai, murid-murid tenang di sekelilingnya, tanpa wajah detail
Majelis selesai dengan tenang.

Pesan untuk kita

Sabar itu bukan berarti menahan sakit yang berbahaya tanpa berobat. Sabar di sini berarti fokus, tidak gampang menyerah, dan menghormati pelajaran yang sedang disampaikan.

Yuk, coba di sekolah dan di rumah

  • Saat belajar atau mengaji, tetap fokus sampai selesai, jangan gampang mengeluh karena bosan atau lelah.
  • Kalau ada gangguan kecil di kelas, tetap tenang dan dengarkan guru sampai selesai.
  • Di rumah, selesaikan tugas mengaji atau PR dengan sabar, lalu istirahat setelah selesai.

Sumber (Catatan untuk Guru dan Orang Tua)

Bagian ini untuk guru dan orang tua, bukan tugas baca anak. Kisah ini disadur dari khazanah kitab kuning. Rujukan: Fath al-Qarib al-Mujib ala at-Targhib wa at-Tarhib, Juz 4, hlm. 334, mengutip Tartib al-Madarik. Verifikasi naskah di Turath.io